Syamsi Dhuha Mentari Pagi Menyiratkan optimisme, semangat dan harapan baru di setiap pagiiii
Bookmark and Share

Siaran pers Media workshop

04 Juli 2011

Siaran pers                                                                                                          Bandung, 2 Juli 2011





SDF adakan pelatihan Lupus bagi media


 


Syamsi Dhuha Foundation (SDF), lembaga nirlaba yang beri perhatian khusus kepada para Odapus (Orang dengan Lupus), hari ini adakan pelatihan bagi media tentang apa dan bagaimana Lupus. Penyakit autoimun kronis yang bernama lengkap  Systemic Lupus Erythematosus (SLE) ini banyak menyerang wanita aktif usia produktif, 15 – 45 tahun. Saat ini jumlah penyandangnya di seluruh dunia sudah lebih dari 5 juta orang dengan pertambahan 100 ribu kasus baru setiap tahunnya.


 


“Kami merasa perlu memfasilitasi para sahabat media untuk mengenal lebih jauh Lupus, agar dapat lebih memahami Lupus seperti media mengenal dan memahami halnya penyakit lain yang dapat mengancam jiwa yaitu Kanker dan HIV. Hal ini lengkapi berbagai ikhtiar SDF yang selama 7 tahun terakhir ini bergiat di lapangan untuk sosialisasi dan edukasi Lupus. Melalui pelatihan ini SDF juga ingin ajak media untuk menjadi bagian dari usaha dunia hadapi penyakit seribu wajah yang jumlah penyandangnya terus meningkat”, ungkap Dian Syarief, ketua SDF.


 


Bertindak sebagai fasilitator pelatihan ini adalah dr. Rachmat G. Wahjudi SpPD KR, dokter  pemerhati Lupus yang banyak tangani berbagai kasus Lupus. "Dibutuhkan kejelian para dokter untuk dapat mendiagnosa dan memberikan terapi yang tepat untuk Lupus. Hal ini disebabkan karena gejala penyakit Lupus seringkali menyerupai penyakit lain. Itulah mengapa Lupus sering disebut sebagai the great imitator (sang peniru ulung). Selain itu karena Lupus dapat menyerang berbagai sistem dan organ dalam tubuh, maka dibutuhkan penanganan Lupus oleh para dokter  multidisiplin. Edukasi pasien juga perlu dilakukan agar para Odapus paham tentang penyakitnya dan termotivasi untuk berjuang hadapi penyakitnya”, tutur dr. Rachmat disela-sela pelatihan.


 


Selain pengetahuan tentang Lupus, pada pelatihan ini juga diberikan sesi pencerahan tentang Jurnalistik Inspiratif yang difasilitasi oleh Budhiana Kartawijaya, wartawan senior yang juga pemimpin redaksi harian umum Pikiran Rakyat. Sesi ini dimaksudkan agar para sahabat media dapat menggunakan sudut pandang yang kreatif, untuk menggali  kekuatan dibalik kelemahan dari obyek yang ditulisnya. "Saya menghargai inisiatif SDF untuk adakan pelatihan ini dan ingin menjadi bagian dari upaya kebajikan untuk membantu sesama. Peran media sangat penting dalam memberikan informasi yang tepat bagi publik. Membuat tulisan atau liputan tentang penyakit juga membutuhkan sentuhan tersendiri, itu mengapa saya ingin mengajak para sahabat media untuk menerapkan konsep  Inspiratif ini", jelas Budhiana.


 


SDF Media workshop ini diikuti oleh sekitar 20 orang perwakilan berbagai media cetak dan elektronik dan juga wakil relawan SDF. "Lupus merupakan pekerjaan besar yang membutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak seperti para dokter pemerhati Lupus, peneliti, relawan dan media. Mulai 2011 ini, SDF juga ikut menjadi bagian dari usaha dunia untuk dapat menemukan terapi Lupus yang aman dan efektif dengan mendukung berbagai penelitian suplement terapi Lupus yang berasal dari bahan alam Indonesia melaui Care for Lupus SDF Awards”, tambah Eko Pratomo, pendiri SDF.


 


 


Untuk informasi lebih lanjut, hubungi :                                                                                                      


Dian Syarief : Hp 081320509446, email : end@cbn.net.id



About lupus

PERNAK-PERNIK LUPUS
Apakah Lupus?Lupus adalah penyakit peradangan kronis yang dapat mengenai kulit, sendi, ginjal, paru, susunan saraf dan alat tubuh lainnya. Gejala tersering adalah bercak ... readmore

Promotion

Care For Lupus Music Album
You can get CD album of Care for Lupus Syamsi Dhuha from Syamsi Dhuha
readmore

Photo Gallery

Silahkan kunjungi foto-foto kegiatan kami.