Syamsi Dhuha Mentari Pagi Menyiratkan optimisme, semangat dan harapan baru di setiap pagiiii
Bookmark and Share

Summary Renungan Ramadhan 1432 - II

27 Agustus 2011

Summary Renungan Ramadhan II                                 


Hari /Tgl          :  Sabtu, 13 Agustus  2011


Tempat             :  Masjid Junudurrahman Jl. Aceh 50 Bandung


Fasilitator        :  Ustadz. Ahmad Humaidi (Ahum)


Topik                :  MEMAKNAI KEIKHLASAN


 


Dipagi yang cerah, dihari ke tigabelas di bulan Ramadhan 1432 H, para sahabat SDF kembali berkumpul mengikuti Renungan Ramadhan yang kedua kalinya di Bulan Ramadhan tahun ini, yang diselenggarakan oleh Syamsi Dhuha Foundation (SDF), sebagai program rutin tahunan.


 


Suasana nampak hening saat  lantunan nasyid “ Jangan Menyerah” dikumandangkan oleh grup Nasyid Pelangi, mengawali acara. Dilanjutkan dengan pemaknaan sebuah kisah  yang berjudul “ Belajar Ikhlas” dibawakan oleh sahabat odapus Katharina Oginawati,  cukup memberikan pencerahan tentang pentingnya ikhlas dalam setiap kali beramal.


 


Pemaknaan tentang ikhlas dikupas lebih luas oleh ustadz Ahum yang disampaikan secara apik, terkadang unik namun tanpa mengurangi makna dari ikhlas itu sendiri.


Dalam sebuah Hadist Rasulullah saw :


“ Sesungguhnya Allah tidak melihat bentuk tubuh kamu dan rupa kamu, tetapi Dia melihat keikhlasanmu.” (HR. Al Bukhari dan Muslim dari Abi Hurairah)


 


Pengertian Ikhlash


Secara etimologi Ikhlas- Bahasa Arab- berasal dari kata khalasha artinya bersih, jernih, murni, tidak bercampur. Berikut beberapa pendapat tentang ikhlas.


 


·         Anas Ismail Abu Dawud : Ikhlas adalah melepaskan diri dari selain Allah, atau membersihkan amal dari penglihatan mahluk-Nya.


·         Syekh Sa’id Hawwa : Iklash adalah orang yang tidak ada motivasi yang membangkitkanya kecuali taqorub kepada Allah.


·         Syekh Ahmad Faridl : Iklash adalah membersihkan maksud dan motivasi bertaqorub kepada Allah dari berbagai maksud dan niat lain.


 


Keutamaan Ikhlas  


·                  Salah satu syarat diterimanya amal (QS. Al-Kahfi : 110)


·                  Ikhlash dapat menghalangi godaan syetan (QS.Al Hijr : 39-40)


·                  Terpelihara dari kemungkaran (QS. Yusuf : 24)


·                  Sarana Meraih Surga (QS.Al Insan : 5-10)


 


Unsur-unsur Ikhlas


·         Ikhlashun Niyah : Niyat, yakni kemauan yang kuat, dapat juga berarti tujuan yang disertai pelaksanaanya.


·         Itqanul ‘Amal : Niyat yang ikhlas harus disertai amal yang sebaik-baiknya.


·         Jaudatul Adaa : Pemanfaatan hasil usaha. Amalan yang kita lakukan senantiasa dapat bermanfaat untuk diri sendiri, orang lain, lingkungan, bahkan segenap alam, sebagai pengabdian kita pada Allah SWT.


 


Sarana membentuk Keikhlasan


·         Orang yang mukhlis (ikhlas) harus memperhatikan pandangan Khaliq bukan mahluk.


·         Lahir dan bathin harus berjalan seiring.


·         Menganggap sama pujian dan celaan manusia.


·         Tidak memandang diri sebagai orang yang ikhlas.


·         Melupakan pahala di akhirat. Sebab orang yang ikhlas tidak akan pernah merasa aman terhadap amalanya, tapi lebih focus pada beramal sebaik-baiknya.


·         Menghalangi diri dari riya dan hawa nafsu, sebab, dua faktor inilah yang akan menggugurkan keikhlasan.


 


Beberapa ayat utama tentang Ikhlas :


QS. Az Zummar : 11-12 , QS. Al Bayinah : 5, QS. An Nisa : 146, QS. Al Mukmin : 65, QS. Al A’raf : 29, QS. Al Hajj : 37 , QS. Ali Imran : 29


 


Usai materi dilanjutkan dengan sesi Tanya jawab yang dipandu oleh moderator, berikut rangkumanya :



1. Amal yang bagaimana yang diterima Allah SWT: yaitu amal yang dikerjakan dengan ikhlas, kemauan keras, dan sesuai aturan agama



2. Bagaimana caranya agar kita bisa menjadi orang yang mukhlis : 



  • Baca Qur'an dan maknanya
  • Sholat malam
  • Banyak berkumpul dengan orang sholeh
  • Perbanyak berpuasa
  • Perbanyak dzikir malam

3. Apa perbedaan ridho dan ikhlas: Manusia mengerjakan amalan dengan ikhlas yaitu membersihkan maksud dan motivasi hanya untuk Allah semata, untuk mencari Ridho Allah SWT.



Semoga bermanfaat, Wallohu’alam Bish Shawab.


About lupus

PERNAK-PERNIK LUPUS
Apakah Lupus?Lupus adalah penyakit peradangan kronis yang dapat mengenai kulit, sendi, ginjal, paru, susunan saraf dan alat tubuh lainnya. Gejala tersering adalah bercak ... readmore

Promotion

Care For Lupus Music Album
You can get CD album of Care for Lupus Syamsi Dhuha from Syamsi Dhuha
readmore

Photo Gallery

Silahkan kunjungi foto-foto kegiatan kami.